Perjalanan ke Seoul sebenarnya bisa dikatakan sangat lancar. Everything is on schedule, mulai dari pesawat, kedatangan teman saya yang saya pikir dia bakal terlambat dan rush di bandara sampai dengan landing pesawat di bandara Incheon Seoul Korea Selatan. Semuanya berjalan dengan sangat lancar dan mulus tanpa halangan yang berarti.
Ketika sampai bandara Incheon, saya mulai mengaktifkan handphone saya. Saya menggunakan operator XL di Indonesia dan sebelum keberangkatan ke sini saya sudah ke gerai XL untuk mengaktifkan roaming internasional voice, sms dan tentu saja blackberry saya. Tetapi ternyata tidak tahu kenapa sampai sini hanya aktif untuk voice dan sms saja, sedangkan untuk blackberry tidak bisa online di BIS sama sekali. Untunglah saya sering berada di lokasi dengan ketersediaan WIFI yang cukup sehingga saya tetap bisa online ngobrol bareng teman2 kantor via BBM (Blackberry Messenger).
Setelah menghubungi director operational kantor saya, ternyata pagi ini juga saya harus langsung ke lokasi meeting, sedangkan saya baru saja sampai Incheon sekitar jam 7 pagi, tentu saja dengan dress yang tidak formal (walaupun saya memang jarang memakai pakaian formal, selalu cenderung casual). Akhirnya saya tanpa mandi, hanya gosok gigi, kumur dengan listerine, parfum yang cukup dan deodorant saya berganti baju yang memang sudah saya siapkan untuk meeting hari ini (casual semi formal, pilihan istri saya).
Setelah saya dan vera (rekan kantor saya dalam perjalanan ke korea ini) sudah siap, kamipun mencari taxi. Salah satu tips penting di sini adalah jarang sekali sopir taxi di sini dan kebanyakan orang lainnya kurang memiliki kemampuan berbicara dalam bahasa inggris. Jadi anda harus persiapkan semuanya seperti yang saya lakukan, yaitu print lokasi tujuan dan tunjukkan ke dia dan kemudian saya call teman bisnis dari korea untuk memberitahu sopir taxi menggunakan bahasa korea (kebetulan menurut teman saya itu, lokasi pertemuan kami agak susah untuk ditemukan).
Anda jangan kaget seperti saya lain kali kalau menggunakan taxi bandara incheon. Tarifnya lumayan mahal. Saya dari airport menuju daerah darong-gu (saya lupa tepatnya, nanti akan saya update kalau ingat) kena Rp. 98.000 won korea atau sekitar Rp. 876.855.000,-. Fiuuhhh taxi termahal yang pernah saya naiki untuk jarak segitu. Hampir satu juta rupiah. Please consider untuk menggunakan bus dan ternyata (katanya) tidak sulit – sstt, boss saya ternyata juga menggunakan bus karena tahu taxi sebegitu mahalnya
Saya sendiri belum tahu tentang tips menggunakan bus atau subway di korea. Tetapi nanti pulangnya ke Jakarta dari Hotel ke Airport saya akan menggunakan bus saja.

Comments