15 Oct 2010 Trip ke Korea – Visa

Hari minggu ini saya ditugaskan kantor ke Korea untuk menyampaikan beberapa presentasi tentang produk unggulan dari perusahaan. Bangga juga mendapatkan kepercayaan itu walaupun lumayan repot ngurus tetek bengeknya, plus pemberitahuannya cukup mendadak.

Seperti perjalanan keluar negeri lainnya, pertama kali yang membuat saya capek adalah mengurus visanya. Begitu saya diberitahu, langsung saya googling tentang syarat2 dokumen untuk mengurus visa Korea saya. Dan seperti visa2 sebelumnya yang membuat saya bete adalah syarat print out 3 bulan tabungan saya. Bukan masalah saldo atau apapun, tetapi rekening saya di BCA yang saya buat di kota saya sebelumnya, yaitu Surabaya. Jadi kalau harus cetak GTU BCA saya harus mencetaknya di rekening tempat saya buka, alias di Surabaya. Mana cukup waktunya. Heran deh BCA, kenapa sih tidak online saja.

Dengan sedikit putus asa (kalau gak dapat visanya ya sudah), akhirnya saya hanya mencetak transaksi tabungan Bank Panin saya yang sebenarnya rekening itu saya pakai untuk membayar cicilan rumah. Waktu saya cetak, saldo nya hanya tersisa Rp. 2.650.221,- saja. He he he, kalau saldo jadi salah satu parameter kelolosan visa, maka jelas saldo saya jauh di bawah syarat minimal (meskipun saya tidak tahu berapa syarat minimalnya). Dan saldo terbanyak di rekening saya itu tidak pernah menyentuh Rp. 7 juta rupiah, karena memang itu rekening cuma buat transfer bayar rumah saja. Pasrah deh pokoknya.

Yang membuat sedikit optimis adalah saya mendapatkan undangan dari sebuah perusahaan yang cukup besar. Perusahaan ini berasal dari Jepang sebenarnya tetapi juga memiliki share di perusahaan saya, dan perusahaan ini pula yang mengadakan event Mobile Technology Summit di Seoul ini. Mengingat timelinenya yang mepet, saya dibantu sekretaris kantor yang sangat murah hati dan baik banget, segera menghubungi direktur operasional perusahaan tersebut untuk dibuatkan undangan. Thank God, tidak lama surat itu sudah datang yang berisi nama perusahaan dan PIC yang bertanggungjawab sekaligus sebuah Hotel bintang 5 yang sudah dipersiapkan oleh perusahaan itu untuk saya.

Dalam 3 hari, semua syarat visa Korea telah lengkap, yaitu:

  • Passport Asli.
  • Surat Sponsor (sebaiknya ada nih yang terbukti mempermudah banget).
  • Foto berwarna 4×6, 2 lembar.
  • Surat Referensi Bank (saya tidak ada dokumen ini).
  • Foto kopi kartu keluarga, akte kelahiran, akte nikah, NPWP dan rekening koran 3 bulan terakhir.
  • Untuk kunjungan business, disertakan juga surat undangan dan schedule yang dilegalisir.

Biayanya sekitar Rp. 470.000,- dan bisa berubah tanpa pemberitahuan lebih dahulu. Lama pembuatan 3 – 5 hari kerja.

*By the way, blog ini bukan situs resmi tentang pembuatan visa korea tetapi hanya berbagi pengalaman saya saja.

Waktu saya dan teman seperjalanan saya sudah siap untuk datang ke kedutaan ternyata ada berita yang menyenangkan dari sekretaris perusahaan yang mengatakan bahwa pengurusan visa akan dibantu oleh perusahaan menggunakan agent. Fiuhh, syukurlah. Apalagi waktu itu sedang high load banget dengan project2 lainnya.

Begitulah, saya hanya datang untuk tanda tangan dan menunggu. Dalam waktu 3 hari, hari ini visa korea sudah di tangan. Hari minggu besok saya off to Korea :)

I am coming Seoul. Gimana yah cewek2 Korea? cakep gak yah? :p

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

3 Responses

  1. 1
    Ernie 

    Sharing ttg visa korea-nya membantu sekali :)

  2. 2
    santi 

    Suami saya sekolah ?ยก korea, beasiswa, saya dan baby saya ingin mengunjungi seminggu aja. Bagaimana saya dpt surat sponsor? Mohonbantuan infonya donk. Thnks sebelumnya

  3. Biasanya untuk keperluan pribadi tidak bisa mendapatkan surat sponsor. Karena surat sponsor itu setahu saya dari suatu company yang berada di negara yang akan kita tuju. Di surat tersebut, company tersebut memberi tahu otoritas Imigrasi negara tujuan kalau kedatangan anda benar2 untuk melakukan pekerjaan/business bersama dengan company tersebut.

    Saya rasa bisa anda coba tanpa memakai surat sponsor, mungkin anda akan mendapatkan visa turis. FYI, Korea sedang menggalakkan tourism mereka lho. Good luck :)

Leave a Reply