Beberapa minggu yang lalu saya menjadi juri di INAICTA utk kategori Mobile Application. Saya bertemu dengan seorang wanita, lebih muda kira2 3 tahun dari saya, dan dia seorang founder sebuah perusahaan yang fokus kepada direktori kota Jakarta. Dan memang waktu itu dia membawa konsep businessnya ke kompetisi INAICTA ini.
Pada awalnya saya melihat dia sebagai seorang yang kagok dan lucu, tetapi jujur saya akui pertama kali melihat dia terlihat cerdas dan memiliki visi yang cukup bagus. Terbukti sepanjang presentasi yang “lucu” (menurut saya), dia bisa membeberkan konsep2 fokus perusahaan dia terutama yang berkaitan dengan teknologi aplikasi mobile.
Memang bagi saya dan beberapa teman yang sudah berkecimpung lama di bisnis ini, terlihat dia belum menembak sasaran yang tepat, atau teknik2 sales/marketing yang kurang pas. Tapi justru itu yang membuat saya kepikiran terus tentang wanita cantik satu ini. Saya merasa bisa melakukan suatu upaya kolaborasi antara perusahaan saya dan perusahaan dia. Saya yakin dia masih memiliki banyak plan/rencana dibalik tampangnya yang lucu itu, tetapi dia tidak bisa menceritakan semuanya di event INAICTA itu karena – mungkin – itu adalah rahasia dapur dia
Dia kuliah di Amerika dan memulai bisnisnya ini kira2 2 tahun yang lalu. Sebenarnya dia memulai dari bisnis butik yang masih jalan sampai sekarang. Tetapi dia tetap kekeuh dengan cita2nya untuk memiliki bisnis di dunia maya yang seperti dia lakoni sekarang. Membaca blognya, melihat foto2 dan notes dia di facebook dan berbagai cerita tentang dia di google benar2 menginspirasi saya. Ternyata dia sudah jauh lebih exist dibandingkan saya.
Hari ini kedua kalinya saya cancel meeting sama dia karena berbagai alasan. Mudah2an senin malam, di Citos saya benar2 bisa mewujudkan ngobrol ama dia. Saya benar2 penasaran dengan konsep businessnya, kemungkinan kami bisa berkolaborasi dan tentu saja saya berharap bisa tahu lebih banyak secara personal tentang dia.
Saat ini saya – karena dia – mereview lagi rencana jangka panjang hidup saya. Salut to Selina.

Comments