21 Nov 2009 Cara upgrade wordpress
 |  Category: Blog, Daily Life, Info, IT

Blog anda menggunakan wordpress dari wordpress.org? wait… wordpress.org? bukannya wordpress.com yah? Nah sebelum membicarakan teknis dari upgrading wordpress ini kita cari tahu dulu apa perbedaannya. Kalau anda seperti saya, dimana blog anda dihostingkan di perusahaan hosting tetapi menggunakan aplikasi/sistem dari wordpress, maka anda mengambil aplikasi blog itu dari wordpress.org. Apa sih perbedaannya dengan wordpress.com?

WordPress.com:

1. Anda harus hosting di server wordpress.com, tentu saja lebih murah karena tidak ada biaya hosting lagi meskipun anda bisa upgrade untuk beli domain di wordpress.com.
2. Setup blog lebih mudah dan cepat, semuanya dilakukan melalui web interface. Begitu juga dengan maintainance blog anda, termasuk untuk upgrade, backup, spam, security dan tentu saja servernya.
3. wordpress.com menggunakan banyak server untuk menjalankan servicenya sehingga anda tidak perlu cemas dengan batasan jumlah conccurent connection atau traffik pada suatu saat.
4. Anda bisa mendapatkan traffic tambahan dari blog of the day dan tags. Detail tentang blogs of the day bisa anda baca dari link di sini langsung, begitu juga dengan tags.
5. Anda bisa login menggunakan SSL yang lebih secure dari data tapping di public WIFI.
6. Di luar sana ada banyak sekali custom theme yang ternyata belum tentu bisa dipakai di wordpress.com. Sebenarnya wordpress.com sendiri sudah menyediakan sekitar 77 theme standar yang bisa dipakai walaupun sayang sekali theme yang seperti saya pakai sekarang tidak ada. Issue security mungkin.
7. Anda tidak bisa melakukan perubahan apapun di code php blog anda, begitu juga dengan plugin – anda tidak diperbolehkan memakainya. Hal ini untuk menjamin security dari wordpress.com atau blog anda sendiri.

WordPress.org:

1. Anda bisa melakukan upload theme dengan bebas yang bisa didapat di internet, begitu juga dengan plugin. Selain itu anda bisa melakukan perubahan code di php di blog anda (kalau anda mengerti php).
2. Anda harus menyewa web hosting untuk menaruh aplikasi wordpress ini dan mulai online. Biaya yang saya keluarkan untuk nama domain dan hosting 100 MB kira2 Rp. 300.000,- per tahun. 100 MB sudah cukup kok sebenarnya karena saya tidak menaruh image di hosting saya, tetapi di photobucket.com atau flicker.com. Malah sebenarnya saya baru menghabiskan sekitar 25 MB space saya.
3. Anda harus melakukan sendiri backup, upgrade, anti spamming dan lain2. Kalau anda suka dengan pemrograman komputer atau ngoprek internet/komputer saya rasa hal ini tidak akan menjadi kendala. Malah asyik sebenarnya.
4. Saya tidak tahu seberapa robust server tempat saya hosting :p Yah, blog ini bukan blog yang terlalu popular juga, rasanya tidak akan ada lonjakan traffik yang terlalu besar.

OK, back to topic. Bagaimana caranya upgrade aplikasi wordpress anda. Secara garis besar ada 4 langkah yang harus dilakukan untuk upgrade aplikasi wordpress.org anda.

Langkah 1: Backup.
Langkah 2: Replace direktori2 dan file2 wordpress yang lama.
Langkah 3: Upgrade melalui wp-admin.
Langkah 4: Final Touch.

Melakukan Back Up.

Yang pertama anda perlu back up adalah database. Database di server saya menggunakan mysql, jadi di sini saya akan menjelaskan cara backup menggunakan mysql. Untuk database server lain harus disesuaikan sendiri. Salah satu tool yang populer untuk manajemen mysql adalah phpMyAdmin. Saya di sini juga menggunakan phpMyAdmin.

Login ke phpMyAdmin anda dan klik “Database” seperti gambar berikut.

Di list database akan terlihat database2 yang pernah anda buat. Pilih database wordpress anda.

Kemudian pilih tab “Export” untuk melakukan backup dengan cara mengexport ke format SQL Query. Mungkin jumlah tabel anda lebih banyak dari gambar di bawah ini, tergantung apakah anda implement plugins tambahan seperti statistik dan lain sebagainya.

Kemudian lakukan langkah2 berikut:

1. Anda akan export ke SQL, jadi pilih SQL.
2. Di bagian structure, mandatory dipilih adalah “Add DROP TABLE”, “Add AUTO_INCREMENT value”, “Enclose table and field names with backquotes”.
3. Di bagian Data, centat “Complete inserts” dan “Use hexadecimal for binary fields”.
4. Centang “Save as file” karena kita akan export ke file.
5. Centang “zipped” supaya file dikompres dalam format zip dan akan didownload oleh browser anda ke PC anda.
6. Kemudian klik button Go dan proses download dimulai. Simpan baik2 file ini karena ini adalah backup data anda.

Setelah proses back up database selesai anda juga perlu backup beberapa folder dan file penting anda. Yang perlu di backup (bisa menggunakan FTP Client seperti Filezilla) antara lain folder “wp-content” yang di dalamnya terdapat folder tempat menampung theme dan plugin yang sudah terinstall sebelumnya, dan file “wp-config.php” yang berisi setting database seperti host, username dan password.

Setelah selesai semua proses back up di atas, anda bisa mulai upgrade.

Replace direktori2 dan file lama.

Pertama, anda bisa langsung mengkopikan semua file yang berada di root folder wordpress anda. Lakukan semua file saja, bukan direktori. Setelah selesai, anda copy file “wp-config.php” yang sudah anda backup dan pasti di root folder wordpress anda. Mungkin anda perlu juga membandingkan antara file wp-config.php lama anda dengan wp-config-sample.php di instalasi yang baru. Kalau ada perbedaan sebaiknya anda memasukkan parameter yang sudah terisi di file wp-config.php ke file wp-config-sample.php (seperti hostname, username, dan lain2). Setelah itu rename file wp-config-sample.php menjadi wp-config.php.

Kedua, anda copykan folder “wp-includes” and “wp-admin”. Replace saja folder yang lama.

Ketiga, copy folder “plugins” dan “theme” yang lama dari backup anda (di dalam folder wp-contents) dan paste ke folder wp-contents yang baru. Sebentar, sebenarnya kita kan tidak mengubah apapun untuk folder wp-contents yah? kalau begitu do nothing untuk folder wp-contents, karena anda tidak mau plugins dan theme yang existing hilang.

Setelah selesai lanjut ke langkah upgrade melalui wp-admin.

Upgrade melalui wp-admin.

Sekarang anda hanya perlu membuka page domain-anda/wp-admin. Di sana akan ada tombol upgrade. Silahkan klik dan ikuti saja prosesnya. Done!!

Final Touch.

Kadang2 kalau anda lupa hapus cookies anda, anda masih akan masuk ke wp-admin versi lama. Jadi clean up cookies. Coba juga check apakah ada plugin yang perlu diupgrade, lakukan upgrade (biasanya bisa dilakukan secara otomatis lewat wp-admin. Alangkah baiknya kalau anda merename wp-admin anda.

That’s all. Gampang bukan?! Selamat mencoba.

You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

3 Responses

  1. ini dia artikel + Tutorial yang penting banget nih…izin membaca..:D

  2. Silahkan di baca. Jangan lupa back up sebelum upgrade ya :)

  3. 3
    Arek Slengehan 

    Thanks….Nice info 4me!!!

Leave a Reply